SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Ekonomi Pembangunan Jadi Prodi Kedua Berakreditasi Unggul di Unanda

Dekan FEB Unanda, Nurjanna, SE., M.Si. (Foto: Dok. Ist)

SENTRUMnews.com, PALOPO — Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andi Djemma (Unanda) resmi meraih akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).

Predikat tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan LAMEMBA Nomor 064/DE/A.5/LAMEMBA-U/IV/2026 dan berlaku hingga 30 April 2028. Raihan itu menjadikan Prodi Ekonomi Pembangunan sebagai program studi kedua di lingkungan Unanda yang berhasil meraih status akreditasi tertinggi.

Dekan FEB Unanda, Nurjanna, SE., M.Si., menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola kampus.

“Predikat unggul ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Nurjanna dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Sebelumnya, status akreditasi unggul lebih dulu diraih Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unanda melalui penilaian Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) pada Juni 2025.

Dengan capaian terbaru tersebut, Unanda kini memiliki dua program studi berstatus unggul dari total 14 program studi yang tersebar di tujuh fakultas di bawah naungan Yayasan To Ciung.

Pihak kampus menilai akreditasi unggul menjadi indikator penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional. Selain memperkuat kepercayaan masyarakat, status tersebut juga dinilai dapat membuka peluang kerja sama akademik yang lebih luas serta meningkatkan kualitas lulusan.

Ke depan, Unanda menargetkan program studi lainnya dapat mengikuti jejak Prodi Ekonomi Pembangunan untuk meraih akreditasi unggul melalui penguatan mutu akademik dan tata kelola institusi.

(Sn/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!