Rektor UMB Palopo Bagikan Sembako di Empat Kelurahan, Lurah Sebut Kampus Dekat dengan Masyarakat
SENTRUMnews.com, PALOPO — Menjelang Idul Fitri 1447 H, Universitas Mega Buana Palopo menyalurkan sembako bagi lansia dan warga kurang mampu di empat kelurahan: Luminda, Tomarundung, Lagaligo, dan Pajalesang.
Rektor UMB, Nilawati Uly, hadir langsung memimpin aksi pada Senin (16/3/2026) sebagai bagian dari kegiatan Ramadan yang rutin digelar kampus tersebut. Ia menyerahkan bingkisan sembako secara simbolis kepada warga di Kantor Kelurahan Luminda.
Nilawati mengatakan Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, kali ini kita kembali bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Insyaallah kemuliaan Ramadan ini memberikan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan program UMB Peduli merupakan agenda tahunan kampus sejak lembaga tersebut berdiri pada 2009, saat masih berstatus sekolah tinggi kesehatan.
Nilawati menambahkan, kegiatan sosial kampus selama Ramadan tidak hanya berupa pembagian sembako. Sejak awal bulan puasa, pihak kampus juga telah menyalurkan bantuan pembangunan masjid, panti asuhan, hingga sekolah.
Menurutnya, lansia dan masyarakat kurang mampu menjadi prioritas dalam program tersebut. “Karena mereka adalah kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih. Itulah sebabnya momentum berbagi ini selalu kami agendakan,” katanya.
Pemerintah setempat menyampaikan apresiasi atas konsistensi kampus tersebut dalam membantu masyarakat.
Lurah Luminda, Frangky, mengatakan selama 17 tahun keberadaan kampus di wilayahnya, berbagai bantuan telah diberikan kepada warga.
“Sejak 17 tahun Kampus I UMB Palopo berdiri, Kelurahan Luminda tidak pernah luput dari perhatian. Sudah banyak bantuan yang diberikan, termasuk rehabilitasi posyandu,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Lurah Tomarundung, Andi Sumriani. Ia menilai kepedulian kampus terhadap masyarakat, khususnya lansia, sangat dirasakan manfaatnya.
Selain Luminda dan Tomarundung, bantuan juga disalurkan di Kelurahan Lagaligo dan Pajalesang yang menjadi lokasi Kampus II dan Kampus III universitas tersebut.
Pemerintah setempat menilai kegiatan ini bukan hal baru karena kampus dinilai konsisten membantu masyarakat sekitar. Bahkan sejak beberapa tahun lalu, program bantuan sosial kampus disebut selalu tepat sasaran.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitarnya.
(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan