SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Ketua Panitia Muscab HIPMI Palopo Ikut Mundur: Kami Sudah Bergerak, Lalu Dimatikan!

Suasana rapat pleno pembentukan panitia Muscab V HIPMI Palopo pada Kamis (8/2) lalu. Ketua Umum BPC HIPMI Palopo Imbara Firman hadir langsung untuk memantau proses, namun SK panitia dan Steering Committee belum diterbitkan (Foto: Dok. HIPMI)

SENTRUMnews.com, PALOPO Musyawarah Cabang (Muscab) V HIPMI Palopo kian memanas. Setelah Steering Committee (SC) menyatakan mundur, kini giliran Ketua panitia atau Organizing Committee (OC) Ari Alamsyah meletakkan jabatan.

Ketua OKK HIPMI Palopo ini mengaku bahwa semua kerja panitia yang sudah berjalan selama ini, justru dihentikan secara sepihak.

“Saya tegaskan saya mundur sebagai Ketua OC karena selama ini komunikasi kami bagus, kami sudah bergerak lalu dimatikan hanya untuk kepentingan sesaat,” kata Ari, Minggu (22/2/2026).

Pengunduran diri Ari muncul sehari setelah Ketua Umum BPC HIPMI Palopo, Imbara Firman, mengumumkan penundaan Muscab.

Imbara sebelumnya hadir langsung dalam rapat pleno pembentukan panitia pada 8 Februari 2026. Rapat semula dijadwalkan pukul 16.00 Wita, namun diundur hingga pukul 17.30 Wita untuk menunggu kedatangannya dari luar kota. Meski hadir, Imbara belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk Panitia Pelaksana maupun SC.

“Secara administrasi, SK baik untuk Steering maupun panitia belum dikeluarkan. Mengingat saya masih berada di luar kota,” ujar Imbara kepada wartawan, Sabtu (21/2).

Tanpa SK resmi, seluruh tahapan dianggap belum sah. Proses penjaringan bakal calon pun akan ditinjau ulang dan kemungkinan dibuka kembali dari awal.

“Kita pending dulu hingga waktu yang belum ditentukan. Kami akan lanjutkan setelah semuanya clear,” kata Imbara.

Di sisi lain, Ari membantah panitia bergerak tanpa dasar. Ia menegaskan seluruh langkah dilakukan atas arahan BPC dan BPD. Bahkan, kata dia, Ketua Umum hadir langsung dalam Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pembentukan panitia.

Menurut Ari, komunikasi internal selama ini berjalan baik. Karena itu, ia menyayangkan keputusan penghentian tahapan yang dinilai mendadak.

Sebelum ditunda, Muscab V HIPMI Palopo mengerucut pada dua bakal calon. Hingga penutupan pengambilan formulir pada 20 Februari 2026 pukul 23.59 Wita, tercatat dua nama yang mendaftar, yakni Walter Notterboom dan Irianto Sirande.

Walter menjadi pendaftar pertama di Sekretariat Panitia Muscab di Jalan Veteran. Beberapa jam kemudian, Irianto menyusul. Situasi ini memunculkan prediksi duel head-to-head dalam Muscab.

Namun pembatalan tahapan membuat kontestasi itu menggantung karena seluruh proses dianggap belum memiliki dasar administratif yang sah.

SC Juga Mundur
Di tengah polemik, Ketua Steering Committee Muscab V, Beriuddin, juga menyatakan mundur. Ia mengaku tak lagi ingin terlibat dalam kepengurusan HIPMI.

“Tidak mau lagi urus HIPMI dan terlibat HIPMI. Sudah habis mi juga masa jabatan saya,” tulisnya kepada sentrum.

Rentetan pengunduran diri ini memperlihatkan retaknya soliditas internal. Muscab V HIPMI Palopo resmi tertunda, duel kandidat mengambang, dan polemik administrasi masih menjadi tanda tanya.

(Sn/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!