SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Kebakaran Pasar Andi Tadda Palopo, 22 Los Pedagang dan Stok Jelang Ramadhan Hangus

Proses pemadaman kebakaran di Pasar Andi Tadda, Palopo, menjadi tontonan warga, Selasa (27/1/2026) dini hari. (Foto: Dok. Sentrum)

SENTRUMnews.com, PALOPO — Kebakaran hebat melanda Pasar Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Selasa, (27/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.40 WITA.

Sebanyak 22 los pedagang hangus terbakar, termasuk stok dagangan yang disiapkan untuk kebutuhan jelang bulan suci Ramadhan.

Api membesar saat sebagian besar pedagang dan warga masih terlelap. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palopo melalui sambungan telepon.

Analis Kebakaran Damkar Palopo, Alamsyah, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Kami tiba di lokasi sekitar dua menit setelah laporan masuk. Sebanyak enam unit mobil pemadam dan 30 personel diturunkan,” ujar Alamsyah.

Ia menjelaskan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.20 WITA dan petugas masih melakukan proses pendinginanuntuk mencegah kebakaran kembali.

Data Kerusakan
Berdasarkan laporan Lurah Ponjalae, Gerhani, kebakaran tersebut mengakibatkan:

  • 22 unit los pasar terbakar
  • 8 kamar kos ikut hangus
  • 8 unit sepeda motor terbakar
  • 1 bengkel motor rusak berat

Los-los yang terbakar diketahui milik Hadrawih, yang disewakan kepada para pedagang.

Gerhani mengatakan kebakaran ini terjadi di waktu krusial karena banyak pedagang telah menyiapkan stok dagangan.

“Pedagang sudah melakukan pemesanan beras dan kebutuhan lainnya untuk persiapan jualan jelang Ramadhan. Kerugiannya cukup besar,” kata Gerhani dilokasi.

Tampak telur dagangan pedagang hangus akibat kebakaran di Pasar Andi Tadda, Palopo. (Foto; Dok. Sentrum)

Salah seorang warga Ponjalae, Rian, mengaku melihat asap tebal saat melintas di sekitar lokasi kebakaran.

“Sekitar jam setengah tiga subuh saya lewat habis beli nasi kuning. Pas keluar buang sampah, sudah banyak asap,” ujar Rian, yang rumahnya berjarak sekitar 400 meter dari lokasi.

Api juga nyaris merembet ke bangunan di sekitar pasar, termasuk Toko Kue Alfat yang berada tepat di samping los terbakar.

“Waktu damkar datang, apinya langsung dipotong di samping rumah. Untung cepat tiba,” kata Alfat, pemilik toko.

Sejumlah warga menduga api berasal dari area pabrik kelapa yang berdekatan dengan los pedagang telur dan beras yang mudah terbakar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Damkar Palopo juga mencatat, dalam sepekan terakhir terjadi empat titik kebakaran di wilayah Kota Palopo.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat segera menghubungi nomor darurat 0853-4134-1565 apabila terjadi kebakaran.

(Sn/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!