PLN–Masmindo Bangun Jaringan Listrik di Wilayah Tambang, Bupati Pata Tekankan Prioritas Warga dan Pemerataan
SENTRUMnews.com, LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT PLN (Persero) dan PT Masmindo Dwi Area merancang pembangunan jaringan listrik menuju wilayah pemberdayaan tambang di Kecamatan Latimojong. Jalur ini direncanakan melintasi perkampungan Sampeang hingga Kadong-Kadong bagian atas.
Dari pihak PLN, proyek ini dinilai tak hanya menopang kebutuhan energi industri, tetapi juga membuka peluang penambahan pelanggan baru di wilayah tersebut.
Asisten Manager Perencanaan PLN UP3 Palopo, Rahmat Anshari, mengatakan proyek ini menjadi bagian dari sinergi antara kebutuhan investasi dan layanan listrik.
“PLN juga membutuhkan pelanggan, sementara Luwu membutuhkan investasi. Masmindo tentu membutuhkan pasokan energi, dan Insya Allah rencana ini akan segera kami laksanakan,” ujar Rahmat dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Luwu mengingatkan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada kepentingan tambang. Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan kebutuhan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
“Kami meminta agar kebutuhan listrik warga tetap menjadi prioritas oleh PLN,” kata Pata sapaan akrab Bupati Luwu.
Ia juga menyoroti masih adanya wilayah di Luwu yang belum teraliri listrik. “Pemerintah daerah berharap wilayah-wilayah tersebut segera mendapatkan perhatian PLN agar pemerataan akses listrik dapat terwujud,” ujarnya.
Selain pemerataan akses, Patahudding meminta perbaikan infrastruktur kelistrikan yang dinilai sudah rusak dan berpotensi membahayakan warga. Ia juga mendorong penambahan tiang listrik di sejumlah titik.
Untuk mendukung aktivitas di sekitar tambang, pemerintah daerah meminta agar jalur menuju lokasi dilengkapi penerangan.
“Hal ini penting mengingat jalur tersebut akan menjadi lintasan kendaraan perusahaan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.
Dari sisi perusahaan, Area Manager PT Masmindo Dwi Area, Kusnadi, menyatakan pihaknya siap mendukung melalui program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat dengan penyediaan lampu jalan.
Namun, Bupati mengingatkan agar program tersebut tetap tepat sasaran dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Ketua Golkar Luwu ini juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Sebagai pemerintah kami minta perusahaan wajib menjaga keselamatan warga, memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pemberian kompensasi atas dampak aktivitas perusahaan,” tegasnya.
Ia turut menyoroti penggunaan kendaraan pribadi oleh pekerja tambang yang dinilai berisiko tinggi.
“Perusahaan harus menyediakan kendaraan operasional atau transportasi khusus bagi karyawan,” tambahnya.
Di akhir, Pata mengapresiasi capaian elektrifikasi PLN di Luwu, meski masih ada wilayah yang belum terjangkau.
“Sebagian besar wilayah Luwu sudah menikmati listrik PLN, dan itu patut kita syukuri. Namun masih ada beberapa titik yang perlu segera mendapat perhatian agar seluruh masyarakat bisa merasakan layanan yang sama,” tutupnya.
(Rs/Sn)

Tinggalkan Balasan