SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Rotasi Kedua Era Pemerintahan Naili-Ome: Hanya 9 Lurah dan 1 Camat Diganti

Wali Kota Naili Trisal memberi sambutan saat pelantikan pejabat di Auditorium Ratona, Rabu (18/2/2026). (Foto: Sentrum)

SENTRUMnews.com, PALOPO — Pemerintahan Wali Kota Naili Trisal dan Wakil Wali Kota Akhmad Syarifuddin (Ome) mulai menata ulang mesin birokrasi. Rabu (18/2/2026), puluhan pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik di Auditorium Ratona, Kantor Wali Kota Palopo.

Langkah ini menjadi fase awal konsolidasi pemerintahan Naili–Ome. Sejumlah sekretaris dinas dan kepala bidang (kabid) di berbagai perangkat daerah ikut dirotasi. Namun untuk level kewilayahan, perombakan tergolong selektif.

Dari 48 kelurahan, hanya 9 lurah yang diganti. Sementara dari 9 kecamatan, hanya satu camat yang bergeser.

Dalam sambutannya, Naili menegaskan jabatan bukanlah hak istimewa.

“Jabatan yang saudara emban adalah amanah. Segera menyesuaikan diri dan bekerja dengan giat, jujur, kreatif, dan bertanggung jawab,” ujar Naili.

Ia juga mengingatkan agar para pejabat menerapkan core value ASN “BerAKHLAK” dalam pelayanan publik serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pesan tersebut memang kerap terdengar dalam setiap pelantikan. Namun bagi pemerintahan baru, penegasan soal integritas dan percepatan kerja menjadi sinyal arah kebijakan di awal masa jabatan.

9 Lurah Diganti
Sembilan lurah baru yang dilantik yakni Andi Muh. Amrianto (Lagaligo), Andi Muh. Sakti (Purangi), Dedi (Latuppa), Irfan SM (Songka), Judda (Sampoddo), Mirna Karninela (Salotellue), Nurul Haq Ikbal (Pontap), Salim (Pajalesang), dan Sari Rini Mursam (Sendana).

Mereka menggantikan Abdillah (Pontap), Firman (Songka), Hardigianto (Sampoddo), Hatta Raja (Lagaligo), Intan (Salotellue), Irwan (Pajalesang), Konni Padang (Latuppa), Nurfaeda Daming (Sendana), dan Nurwani (Purangi).

Jumlah ini terbilang kecil dibanding total kelurahan yang ada. Artinya, evaluasi dilakukan bertahap, bukan lewat perombakan besar-besaran. Pemerintahan Naili–Ome tampaknya memilih menjaga stabilitas sambil tetap mengirim pesan bahwa penilaian kinerja berjalan.

Wara Timur Jadi Titik Strategis
Di tingkat kecamatan, hanya satu posisi yang berubah: Camat Wara Timur. Pardi Wahyudi digantikan Andi Muh. Asnawi.

Meski hanya satu, posisi ini dinilai strategis. Wara Timur merupakan wilayah pesisir yang masuk dalam skema penguatan ekonomi biru ala Naili–Ome. Termasuk di dalamnya janji kampanye SPBU terapung.

Selain itu, kecamatan menjadi simpul koordinasi pelayanan dasar, dari administrasi kependudukan hingga penanganan persoalan sosial.

Sebelumnya 24 Eselon II Kena Reshuffle

Rotasi kali ini bukan yang pertama. Pada Jumat (14/2) lalu, Pemkot Palopo lebih dulu melakukan reshuffle terhadap 24 jabatan eselon II di sejumlah perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, asisten, hingga tiga jabatan sekretaris.

Dengan rangkaian mutasi ini, publik kini menunggu dampaknya di lapangan. Apakah rotasi terbatas ini menjadi awal evaluasi lanjutan, atau strategi konsolidasi pelan namun terukur?

(Sn/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!