SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Dihadapan Dewan Asal Walmas dan Tokoh Masyarakat, Devhy Bijak Didaulat Ketua FOPKALT

Suasana pertemuan pembaruan kepengurusan FOPKALT di Bukit Juang Walmas, Selasa (17/2/2026), yang dihadiri anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan kepala desa se-Walmas. (Foto: Dok. Sentrum)

SENTRUMnews.com, LUWU — Forum Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah (FOPKALT) resmi menunjuk Muh. Devhy Bijak Pawindu, Wakil Bupati Luwu, sebagai ketua baru. Penunjukan ini sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan almarhum Syukur Bijak, tokoh sentral yang sebelumnya menahkodai forum.

Pertemuan digelar di Bukit Juang Walmas, rumah almarhum Syukur Bijak, Selasa (17/2/2026), dan dihadiri anggota DPRD Luwu periode 2024–2029, mantan anggota DPRD asal Walmas, ratusan tokoh masyarakat, serta puluhan kepala desa se-Walmas sebagai wilayah induk CDOB Luwu Tengah.

Perbaruan Struktur FOPKALT
Bendahara Umum FOPKALT, Luter Bija’, menegaskan pentingnya pembaruan kepengurusan forum. “Kita perbaharui forum ini dan sepakat menunjuk formatur tunggal untuk mengisi struktur. Ananda Muh. Devhy Bijak Pawindu sebagai ketua yang akan menyusun kembali bidang-bidang yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara, Mantan anggota DPRD Muchlis Kararo, ketua pansus pembentukan DOB Luwu Tengah pada 2006, mengingatkan perjuangan panjang pembentukan wilayah baru ini.

“Dari dulu kami perjuangkan, dari dua kecamatan kami dorong jadi lima kecamatan saat itu, semua kerja di legislatif kami kawal pembentukannya,” katanya.

Di hadapan masyarakat Walmas, Devhy Bijak mengajak seluruh keluarga dan warga mendukung perjuangan FOPKALT.

“Bantu dan tegur saya jika ada kekeliruan dalam menjalankan amanah ini. Meskipun saya tidak didaulat menjabat Ketua FOPKALT, saya yakin naluri saya tidak bisa bohong bahwa darah perjuangan masih mengalir di badan ini,” ucapnya.

Devhy optimistis kehadiran tokoh strategis dalam FOPKALT akan mempercepat pembentukan Kabupaten Luwu Tengah.

“Harapan saya agar kita bisa berjuang bersama hingga Walmas jadi DOB Luwu Tengah. Apalah saya ini tanpa dukungan keluarga besar Walmas maupun yang ada di luar daerah,” tambahnya.

Ia juga menyinggung kegiatan ini telah diketahui Bupati Luwu, Patahuding, dan pihaknya siap menggelar pelantikan kepengurusan.

“Jadi kedepan saat pelantikan semua nama saya masukkan, jangan ada lagi yang tidak bersepakat. Tadi sudah laporkan sama Pak Bupati dan dia merespons baik. Jangan ragukan kami untuk mengurusi perjuangan ini,” ujarnya.

Sejarah dan Tantangan DOB Luwu Tengah
FOPKALT lahir pada 27 Mei 2006 atau 20 tahun lalu, diketuai almarhum Syukur Bijak, anggota DPRD Luwu asal Walmas saat itu. Upaya pembentukan Luwu Tengah bukan hal baru.

Pada 2012, usulan DOB masuk daftar 19 RUU pembentukan daerah otonom baru di DPR RI, dan pada 2013 pemerintah menerbitkan Amanat Presiden sebagai bagian dari tahapan pembahasan.

Proses tersebut terhenti pada 2014 akibat moratorium pemekaran daerah. Sejak itu, perjuangan DOB Luwu Tengah difokuskan pada penguatan komunikasi politik di tingkat pusat serta pembaruan dokumen administrasi.

(Sn/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!