PPID Lutim Hadiri Bimtek se-Indonesia Timur, Komitmen Dukung Indonesia Emas 2045
SENTRUMnews.com, MAKASSAR – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola informasi publik.
Komitmen ini disampaikan saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi se-Indonesia Timur yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Wisma Kalla, Makassar, Kamis, 24 Juli 2025.
Kegiatan bertema “Peran Strategis PPID dalam Mendukung Agenda Prioritas Nasional” itu diikuti peserta dari 10 provinsi dan 24 kabupaten/kota secara luring maupun daring. Bimtek ini digelar oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media.
Direktur Informasi Publik, Dr. Nursodik Gunarjo, yang membuka acara, menekankan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi partisipasi publik dalam pembangunan nasional.
“Keterlibatan masyarakat dalam program prioritas nasional harus dibangun secara dialogis,” kata Nursodik dalam keteranganya.
Ia menyebut PPID sebagai ujung tombak pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Peran PPID dinilai strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan negara.
Sementara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Luwu Timur, Hayati, yang hadir secara langsung, menilai forum ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat kapasitas PPID di daerah.
“Kami merasakan urgensi keterbukaan informasi. Bimtek ini memperkuat pemahaman teknis sekaligus membuka ruang kolaborasi antar-PPID,” ujarnya.
Turut hadir, Inne Yunita, Pranata Humas dari PPID Utama Luwu Timur, yang mengikuti seluruh rangkaian diskusi dan sesi teknis.
Keikutsertaan aktif PPID Luwu Timur dalam forum ini menegaskan posisi daerah sebagai bagian dari gerakan nasional menuju tata kelola informasi yang transparan dan akuntabel, selaras dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Dilaporkan Kegiatan ini menghadirkan dua sesi utama. Sesi pertama membahas peran informasi publik dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, yang disampaikan Ketua Komisi Informasi Sulawesi Selatan, Fauziah Erwin. Sesi kedua berfokus pada praktik teknis penyusunan daftar informasi publik, uji konsekuensi, dan inovasi layanan informasi. (*)

Tinggalkan Balasan