FK Unhas-UMB Bareng IDI dan Pemkot Palopo Kompak Gelar Baksos 10 Item untuk Warga
SENTRUMnews.com, PALOPO – Kolaborasi apik lintas institusi digelar di Kota Palopo. Universitas Mega Buana (UMB) Palopo bersama Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Pemerintah Kota Palopo, dan IDI Cabang Palopo menggelar bakti sosial (baksos) dengan 10 item kegiatan, Jumat–Sabtu (10–11 April 2026).
Kegiatan ini tak sekadar seremonial. Baksos dirancang untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari layanan kesehatan hingga edukasi preventif. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi ajang implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor III UMB Palopo, Indra Amanah, menegaskan pentingnya sinergi ini. Menurutnya, kerja sama dengan FK Unhas, Pemkot Palopo, dan IDI menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa di lapangan.
“Ini bukan hanya pelayanan kesehatan, tapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu secara nyata,” ujarnya dalam keterangannya.
Salah satu program yang paling menyita perhatian adalah sunatan massal gratis. Di hari pertama saja, tercatat 57 anak mengikuti kegiatan tersebut. Program ini juga disebut sebagai agenda rutin kampus dalam rangka Dies Natalis UMB Palopo.
“Ke depan kami ingin kegiatan seperti ini menjangkau lebih banyak masyarakat dan terus berkelanjutan,” tambahnya.
Tak hanya sunatan massal, baksos ini menghadirkan beragam program lain. Mulai dari edukasi “Kenali Paru-Parumu” untuk pencegahan TBC, kampanye anti rokok dan vape, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga skrining awal TBC.
UMB Palopo juga menegaskan komitmen jangka panjang dengan menjadikan Kelurahan Padang Lambe sebagai wilayah binaan.
Pemerintah Kota Palopo menyambut baik inisiatif tersebut. Staf Ahli Bidang Kesra Setda Palopo, Taufik Gurrahman, menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat HUT Kota Palopo.
“Ini bentuk nyata sinergi baru menuju Palopo maju. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan FK Unhas, Rina Masadah. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai bukti pentingnya peran kampus dan tenaga medis dalam menjawab persoalan kesehatan masyarakat.
“Pendidikan tinggi dan praktisi kesehatan harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia dr. Reski Ayu Anzar memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai standar medis. Tim gabungan dari FK UMB, FK Unhas, dan IDI diterjunkan langsung untuk menjamin keamanan pasien.
Rangkaian baksos akan berlanjut hingga hari kedua dengan menyasar warga di Kelurahan Padang Lambe. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju layanan kesehatan yang lebih inklusif dan merata di Kota Palopo.
(Rs/Sn)

Tinggalkan Balasan