SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Pelarian Sepekan Kandas! Pembunuh Penjaga BRI Link Diciduk di Manado

Andarias Tandung alias Rias ditangkap di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (26/2/2026), usai buron sepekan. Polisi membawa tersangka pembunuhan penjaga BRI Link di Luwu itu untuk diperiksa. (Foto: Dok. Ist)

SENTRUMnews.com, LUWU — Pelarian Andarias Tandung alias Rias akhirnya tamat. Pria yang diduga menghabisi nyawa Ririn (31), penjaga BRI Link di Dusun Pantilang, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, ditangkap di Manado, Sulawesi Utara.

Penangkapan berlangsung Kamis (26/2/2026), menutup pelarian sepekan tersangka sejak peristiwa perampokan disertai pembunuhan yang mengguncang Walenrang pada 18 Februari 2026.

Operasi dilakukan tim gabungan Polres Luwu, Polsek Walenrang, dan Polda Sulawesi Selatan. Setelah diamankan, Andarias langsung dibawa menuju Mapolres Luwu di Belopa untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan seluruh masyarakat, pelaku berhasil kita tangkap. Sementara dalam perjalanan menuju Mako Polres Luwu,” ujar Kapolsek Walenrang AKP Abd Asiz kepada wartawan, dikutip Jumat (27/2/2026).

Ia menyebut, pihaknya masih menunggu kedatangan tersangka sebelum konferensi pers resmi digelar Kapolres Luwu. “Nanti ada rilis dari pimpinan, kita tunggu bersama,” katanya.

Viral dan Tekanan Publik
Kasus ini menyedot perhatian luas. Ririn, warga Bosso, ditemukan tewas di lokasi usahanya. Selain diduga membunuh korban, pelaku juga disebut membawa kabur sejumlah uang tunai dari BRI Link tempat korban bekerja.

Foto terduga pelaku sempat beredar luas di media sosial. Dalam beberapa hari, identitas pelaku mengarah pada Andarias, warga Desa Bulo, Walenrang. Tekanan publik agar polisi segera menangkap pelaku pun menguat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menurut catatan kepolisian, Andarias merupakan residivis kasus pembunuhan di Makassar beberapa tahun lalu. Kasus tersebut sempat menggegerkan karena korban dikubur dan jasadnya dicor semen.

Meski demikian, polisi belum merinci keterkaitan rekam jejak lama itu dengan kasus yang kini menjeratnya.

Seusai kejadian, tersangka diduga kabur ke luar Sulawesi Selatan. Aparat menelusuri jejak pelarian hingga akhirnya menangkapnya di Manado. Polisi masih mendalami bagaimana tersangka bisa meloloskan diri hingga ke luar provinsi dan apakah ada pihak yang membantu.

Penangkapan ini memicu beragam reaksi. Mantan Ketua IMWAL, Feriyanto, mengapresiasi kinerja aparat meski kasus tersebut sempat diwarnai sorotan publik.

“Ini patut kita apresiasi karena sudah terungkap. Meski ada anggapan viral dulu baru bergerak cepat, kita tetap apresiasi hasilnya,” ujarnya.

Kini, perhatian publik tertuju pada proses penyidikan lanjutan. Polisi masih mendalami motif, kronologi detail, serta pasal yang akan dikenakan kepada tersangka. Warga Walenrang berharap pengungkapan kasus ini tak berhenti pada penangkapan, tetapi juga memberi rasa keadilan bagi keluarga korban.

(**/Sn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!