Breaking News: Tomas Kumpul di Bukit Juang Walmas, FOPKALT Matangkan Arah Perjuangan DOB
SENTRUMnews.com, LUWU — Ratusan tokoh masyarakat (tomas) Walenrang-Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, berkumpul di Baruga Juang Bukit Walmas, Selasa (17/2/2026) sore. Pertemuan ini digelar untuk mematangkan arah perjuangan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Luwu Tengah.
Baruga Juang merupakan rumah almarhum Syukur Bijak, mantan Wakil Bupati Luwu yang semasa hidupnya juga menjabat Ketua Forum Percepatan Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah (FOPKALT).
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan masyarakat dari 53 desa/kelurahan di enam kecamatan kawasan Walmas. Wilayah ini sejak lama menjadi basis utama dorongan pemekaran Luwu Tengah.
Forum yang dimoderatori Said Rasyid atau Saras itu membahas konsolidasi gerakan sekaligus mengevaluasi perkembangan perjuangan DOB. Para tokoh menekankan pentingnya menjaga soliditas di tengah kebijakan moratorium pemekaran daerah yang masih berlaku secara nasional.
Perjuangan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah bukan hal baru. Pada 2012, usulan DOB ini sempat masuk dalam daftar 19 Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan daerah otonom baru yang dibahas DPR RI.
Setahun kemudian, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintah menerbitkan Amanat Presiden (Ampres) pada 2013 sebagai bagian dari tahapan pembahasan. Namun proses tersebut terhenti setelah pemerintahan beralih ke Presiden Joko Widodo pada 2014, seiring kebijakan moratorium pemekaran daerah.
Sejak itu, perjuangan DOB Luwu Tengah lebih difokuskan pada penguatan dukungan masyarakat serta pembenahan dokumen administrasi sesuai regulasi terbaru.
Pertemuan ini juga dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, yang merupakan putra sulung almarhum Syukur Bijak, serta Sekretaris FOPKALT Umar Alatas dan ratusan perwakilan tokoh masyarakat se-Walmas.
FOPKALT menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses administrasi dan memperbarui persyaratan pembentukan DOB. Soliditas lintas desa dan kecamatan disebut menjadi kunci keberlanjutan perjuangan.
Sarat Makna
Pemilihan Baruga Juang sebagai lokasi pertemuan dinilai sarat makna. Rumah tersebut menjadi simbol awal konsolidasi dan lahirnya gagasan pembentukan Luwu Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, forum masih berlangsung. Sementara itu, realisasi pembentukan Kabupaten Luwu Tengah masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait pencabutan atau pelonggaran moratorium pemekaran daerah.
(Sn/Jn)

Tinggalkan Balasan