Bankeu Pemprov Sulsel Tuntaskan Jalan Prioritas di Luwu, Jembatan Salu Jambu-Lawawe Masih Proses
SENTRUMnews.com, LUWU — Bantuan keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2025 menuntaskan penanganan sejumlah ruas jalan prioritas di Kabupaten Luwu. Jalan strategis yang sebelumnya rusak kini rampung 100 persen dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Program Bankeu difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar guna meningkatkan konektivitas wilayah, keselamatan pengguna jalan, serta mendukung aktivitas ekonomi warga, mulai dari mobilitas hasil pertanian hingga layanan publik.
Salah satu ruas yang telah rampung adalah Jalan Pemuda sepanjang 945 meter dengan lebar 4 meter. Jalan yang sebelumnya rusak parah itu kini kembali nyaman dilalui dan disambut positif oleh warga setempat.
Warga setempat, Tahmrin, mengaku bersyukur atas perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, Jalan Pemuda sudah lama diusulkan untuk diperbaiki karena kondisinya yang memprihatinkan. Ia menyebut pengaspalan ini sangat membantu aktivitas warga sehari-hari.
“Alhamdulillah, setelah beberapa tahun saya usulkan, akhirnya jalanan kita ini sudah diaspal kembali. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman,” ucapnya dikutip dari laman pemprov, Rabu (7/1/2025).
Selain Jalan Pemuda, Pemprov Sulsel juga merampungkan perbaikan akses menuju Jembatan Salu Jambu sepanjang 687 meter dengan lebar 4 meter. Ruas ini menjadi jalur utama mobilitas warga dan sebelumnya kerap memicu kecelakaan akibat banyaknya lubang di badan jalan.
Warga menilai perbaikan akses ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keselamatan. Kehadiran pemerintah dinilai memberi dampak langsung terhadap keamanan pengguna jalan di wilayah tersebut.
Tak hanya jalan, Bankeu Pemprov Sulsel juga dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Salu Jambu senilai Rp 16 miliar. Saat ini, pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Salu Jambu dan Desa Lawawe itu masih dalam tahap pengerjaan.
Jembatan permanen tersebut diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah, menghapus praktik lintasan berbayar yang selama ini membebani warga, serta memperlancar arus barang dan jasa antar desa.
Dengan rampungnya jalan prioritas dan menyusulnya pembangunan jembatan, warga berharap manfaat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Luwu dapat dirasakan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan