SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Unanda Gelar Wisuda, 490 Sarjana dan Magister Resmi Dilantik

Rektor Unanda Annas Boceng bersama Staf Ahli Wali Kota Palopo, Amir Santoso, tampak berjalan naik menuju panggung wisuda di SCC Palopo, Sabtu (22/11/2025). (FT: Dok. Ist)

SENTRUMnews.com, PALOPO Universitas Andi Djemma (Unanda) menggelar rapat senat terbuka luar biasa di Saodanrae Convention Center (SCC), Sabtu (22/11/2025). Sebanyak 490 lulusan sarjana dan magister resmi dikukuhkan dalam suasana haru yang disaksikan para keluarga dan tamu undangan.

Acara ini turut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Hukum dan Pemerintahan, Amir Santoso, yang mewakili Wali Kota Palopo. Kehadirannya menjadi penegasan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam pembangunan daerah.

Rektor Unanda, Dr. Ir. H. Annas Boceng, membuka sambutan dengan memaparkan capaian jumlah lulusan tahun ini. Sebanyak 55 lulusan berasal dari program pascasarjana.

Kemudian dari tingkat sarjana, Fakultas Teknik mencatat jumlah lulusan terbanyak dengan 140 wisudawan. Disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (97), Ekonomi dan Bisnis (75), Hukum (45), Pertanian (42), Perikanan (18), serta Kehutanan (18).

Di hadapan ribuan tamu, Annas menegaskan bahwa Unanda tidak sekadar meluluskan sarjana, tetapi mengirimkan agen perubahan ke tengah masyarakat. Ia optimistis para lulusan mampu membuka peluang kerja baru dan berkontribusi bagi berbagai sektor, didukung rekam jejak alumni yang telah tersebar di berbagai instansi dan perusahaan.

Ia juga mengajak pemerintah kabupaten/kota se-Tana Luwu untuk bersama-sama mendorong Unanda menjadi kampus unggul dan berdaya saing nasional. “Pendidikan tinggi harus menjadi motor peradaban daerah,” ujarnya.

Perwakilan Wali Kota Titip Pesan: Adaptif dan Bernilai Tambah
Mewakili Wali Kota, Amir Santoso menyampaikan pesan agar para lulusan siap menghadapi perubahan pesat akibat perkembangan teknologi.

“Tantangan ke depan bukan sekadar bekerja, tetapi mampu beradaptasi dan menciptakan nilai tambah yang tak bisa dilakukan mesin,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas sebagai identitas moral alumni Unanda. Nilai kejujuran dan keberanian menyuarakan kebenaran disebutnya sebagai pelita bagi masyarakat Palopo.

Menurut Amir, perpindahan tali toga bukan hanya ritual, melainkan simbol panggilan bagi setiap lulusan untuk menjadi inovator. “Ilmu yang ditimba harus kembali memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Amir turut mengapresiasi pimpinan kampus, ketua yayasan, serta seluruh pengelola Unanda yang dinilai berhasil menjaga kualitas pendidikan tinggi di Luwu Raya.

Tamu Pejabat Padati Ruang Wisuda
Wisuda kali ini juga dihadiri berbagai tokoh dan pejabat daerah, mulai dari Pembina Yayasan To Ciung Luwu, beberapa ketua DPRD se-Tana Luwu, Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, perbankan, perusahaan, hingga para dosen dan orang tua wisudawan.

Kehadiran mereka menegaskan peran Unanda sebagai salah satu pusat pembentukan SDM terdidik di wilayah Tana Luwu.

Wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi Unanda yang terus memantapkan diri menghadapi kompetisi tenaga kerja yang semakin ketat. Kampus ini berupaya menjadi institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan zaman.

Jika optimisme rektor berpadu dengan pesan moral pemerintah daerah, maka wisuda 490 lulusan ini bukan sekadar seremoni, melainkan babak baru perjalanan Unanda menuju kampus berkelas nasional.

(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!