Baru Dua Dapur Beroperasi, Bupati Lutim Tegaskan Standar Sertifikasi Program MBG
SENTRUMnews.com, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi masyarakat.
Untuk memperkuat koordinasi, digelar Rapat Koordinasi (Rakor), Rabu (8/10/2025). Dipimpin langsung Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, didampingi Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati
Bupati Irwan mengungkapkan, dari hasil evaluasi terhadap 24 hingga 30 titik dapur MBG, baru dua dapur yang beroperasi aktif.
“Dua dapur MBG yang beroperasi yakni di Malili dan Towuti. Namun capaian ini belum sesuai target kita, minimal 50 persen harus sudah beroperasi,” ujar Irwan, dikutip Kamis (9/10/2025).
Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan pentingnya aspek keamanan dan kelayakan dapur MBG agar program ini memenuhi standar pelayanan publik.
“Ada tiga hal yang harus dimiliki sebelum beroperasi, yakni Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, dan Sertifikat Penggunaan Air Layak Pakai. Kalau belum lengkap, jangan dulu beroperasi,” tegasnya.
Ia juga memberi tenggat waktu 45 hari bagi yayasan yang telah terdaftar untuk segera beroperasi. Jika tidak, status pendaftarannya akan dibatalkan.
“Dalam waktu dekat, saya bersama Wakil Bupati, Kapolres, dan Pabung akan turun melakukan inspeksi ke dapur-dapur MBG,” tambah Irwan.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Luwu Timur, Sasmita, menegaskan pengawasan program MBG akan diperkuat.
“Kepala SPPG diwajibkan membuat media sosial untuk monitoring makanan yang disalurkan, sesuai aturan Badan Gizi Nasional,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya akan membentuk Koordinasi Kecamatan (Korcam) di setiap wilayah untuk memperlancar koordinasi lintas kecamatan.
“Calon Kepala SPPG juga wajib menandatangani MoU dengan sekolah-sekolah agar distribusi MBG tepat sasaran,” ujarnya.
Rakor tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah H. Bahri Suli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masdin, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta perwakilan yayasan.
13 Yayasan Mulai Bangun Dapur MBG
Hingga saat ini, terdapat 13 yayasan yang telah melapor dan memulai pembangunan dapur MBG di sejumlah kecamatan. Di antaranya:
- Yayasan Evara Nusa Bakti dan Mitra (Burau)
- Yayasan Magnolia Champaca Virginiana dan Mitra (Angkona)
- Yayasan Kemala Bhayangkari dan Mitra (Mangkutana)
- Yayasan Manunggal Kartika Jaya dan Mitra (Malili)
- Yayasan Mawar Dua Tujuh dan Mitra (Angkona)
- Yayasan Garuda Panrita Celebes dan Mitra (Burau)
- Yayasan Mutiara Mega Wanua dan Mitra (Towuti)
- Yayasan Alam Semesta Berbagi dan Mitra (Malili)
- Yayasan Jeka Merdeka Bersahaja dan Mitra (Tomoni)
- Yayasan Cahaya Bangsa Kreatif dan Mitra (Wotu)
- Yayasan Pilar Luwu Utara (Nuha)
- Yayasan Pangan Hijau Celebes (Kalaena)
- Yayasan Amirul Mukminin Massolo (Malili)
Sementara itu, dua yayasan yang telah beroperasi penuh ialah Yayasan Bowo Garuda Indonesia (Malili) dan Yayasan Berkah Ininnawa Nusantara (Towuti).
(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan