SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Dua Kampus Baru UMB Palopo Diresmikan, Kemdiktisaintek Sebut Ini Inspirasi dari Timur

Rektor UMB Palopo Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly (kiri) bersama Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Prof. Dr. Khairul Munadi (kanan) usai peresmian dua kampus baru di Palopo, Sabtu (4/10/2025).

SENTRUMnews.com, PALOPO Universitas Mega Buana (UMB) Palopo meresmikan dua kampus baru: Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan, Sabtu (4/10/2025).

Peresmian dua kampus baru Universitas Mega Buana (UMB) Palopo dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Dr. Khairul Munadi.

Peresmian berlangsung di Auditorium UMB Palopo dengan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, hingga akademisi dari Unhas dan Unsulbar.

Dalam sambutannya, Prof Khairul tak ragu menyebut UMB Palopo sebagai “inspirasi dari Timur”. Ia memuji kiprah universitas ini dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi di wilayah utara Sulawesi Selatan yang dinilainya tidak mudah.

“Tidak mudah membangun ekosistem pendidikan tinggi. Tapi UMB Palopo berhasil. Ini kontribusi besar, dan patut jadi teladan,” tegas Prof Khairul dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).

Lebih lanjut, ia menilai UMB Palopo menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi swasta dapat berperan penting dalam pemerataan pendidikan nasional, mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.

UMB Palopo kini mengelola 17 program studi terakreditasi, dengan mahasiswa yang berasal dari 32 provinsi dan bahkan satu mahasiswa asing dari Burkina Faso, Afrika Barat.

Rektor UMB Palopo, Prof Dr Hj Nilawati Uly, mengungkapkan perjalanan kampus ini yang dimulai dari tiga program studi di tahun 2009, berubah status menjadi universitas pada 2020, dan kini terus berkembang pesat.

“Dari Palopo untuk Indonesia dan dunia. Kami membuktikan bahwa kerja keras, kolaborasi, dan visi jangka panjang bisa membawa perubahan nyata,” kata Prof Nilawati.

Selain meresmikan kampus, Dirjen Dikti juga memberikan kuliah umum, menyerahkan KIP Kuliah, hingga mengunjungi rumah mahasiswa penerima KIP. Ia mengaku terkesan dengan kemajuan sarana-prasarana dan atmosfer akademik di kampus ini.

“UMB Palopo bukan hanya hadir, tapi memberi dampak bagi mereka yang paling membutuhkan. Ini bukan sekadar pencapaian institusi, tapi kontribusi nyata pada bangsa,” ujarnya.

Di akhir pidatonya, Prof Khairul menegaskan tantangan ke depan bukan hanya memberi dampak lokal, tapi global. menjadi institusi yang “rahmatan lil alamin”.

“UMB Palopo sudah melangkah. Kini tinggal bagaimana langkah ini berdampak lebih luas, untuk lingkungan, umat manusia, dan semesta,” tandasnya.

(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!