SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Kemenag Palopo Kalibrasi Kiblat Masjid Al-Harith, Salat Kini Lebih Akurat

Tim Kemenag Palopo kalibrasi arah kiblat Masjid Al-Harith, Salekoe, Rabu (13/8/2025), dipimpin H. Muhammad Aslam. (FT: Kemenag)

SENTRUMnews.com, PALOPO — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo melakukan kalibrasi arah kiblat di lokasi pembangunan Masjid Al-Harith yang terletak di Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam memastikan ketepatan arah salat umat Islam di wilayah tersebut.

Pengukuran dilakukan tepat pada pukul 09.51 WITA oleh tim kalibrasi yang dipimpin oleh H. Muhammad Aslam. Berdasarkan hasil observasi teknis, diketahui bahwa posisi geografis masjid berada pada lintang −03°00′06.52′′ dan bujur 120°13′50.13′′. Dari titik koordinat tersebut, azimuth kiblat yang akurat ditetapkan sebesar 292,11 derajat, mengarah tepat ke Ka’bah di Makkah.

“Aspek arah kiblat adalah unsur fundamental dalam pelaksanaan ibadah salat. Tanpa arah yang benar, ibadah dapat dianggap tidak sah, kecuali dalam kondisi darurat yang dibenarkan oleh syariat,” ujar H. Muhammad Aslam dalam keterangannya.

Peran Vital Kalibrasi
Kasi Bimas Islam ini menyebut pengukuran arah kiblat atau kalibrasi merupakan layanan rutin yang disediakan oleh Kemenag untuk masjid-masjid, mushala, maupun tempat-tempat umum yang menyediakan ruang salat. Menurut Aslam, masih banyak masjid yang arah kiblatnya belum tepat karena hanya berpedoman pada arah umum atau bangunan sekitar.

“Kesalahan arah kiblat bisa terjadi karena keterbatasan pengetahuan atau penggunaan alat yang tidak akurat. Karena itu, kami mengimbau pengurus masjid untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kalibrasi yang kami sediakan secara gratis,” tambahnya.

Layanan Gratis, Akurasi Tinggi
Kemenag Palopo menegaskan bahwa layanan kalibrasi kiblat tidak dipungut biaya dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat. Layanan ini dilakukan menggunakan metode astronomi dengan dukungan peralatan digital dan software geospasial.

Kalibrasi kiblat menjadi bagian dari visi Kemenag dalam meningkatkan standar layanan keagamaan berbasis data ilmiah. Melalui kegiatan ini, Kemenag mendorong terciptanya tata kelola ibadah yang tidak hanya sah secara syar’i, tetapi juga akurat secara teknis.
(Jn/Rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!