SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Masmindo Raih Penghargaan Nasional Berkat Pemberdayaan Tenaga Lokal

Direktur PT Masmindo Dwi Area Erlangga Gaffar menerima penghargaan Peduli Indonesia Award 2026 di Makassar. (FT: Dok. Ist)

SENTRUMnews.com, MAKASSAR — PT Masmindo Dwi Area (MDA) meraih pengakuan nasional atas komitmennya dalam mendorong dampak ekonomi dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Penghargaan tersebut diterima dalam ajang Peduli Indonesia Award 2026 yang digelar di Makassar, Jumat (23/1/2026).Masmindo dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Perusahaan Tambang Berdampak Ekonomi dan Pemberdayaan Lapangan Kerja Lokal.

Capaian ini menempatkan Masmindo sebagai contoh praktik pertambangan yang menempatkan aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar tambang sebagai fondasi awal operasional.

Salah satu faktor utama yang mengantarkan Masmindo meraih apresiasi nasional adalah strategi rekrutmen yang berpihak pada warga di sekitar wilayah tambang di Kabupaten Luwu.

Perusahaan dinilai konsisten memprioritaskan tenaga kerja lokal sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu bersaing di industri pertambangan modern.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan teknis berkelanjutan serta kolaborasi dengan pemerintah daerah. Model ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, isu yang kerap menjadi sorotan dalam industri ekstraktif.

Direktur PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar, menyebut penghargaan ini sebagai hasil kerja bersama antara perusahaan dan masyarakat Luwu. Ia menegaskan bahwa kontribusi sosial tidak menunggu fase produksi.

“Meski belum berproduksi emas, kontribusi terhadap daerah dan pemberdayaan tenaga kerja lokal bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi komitmen moral untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujar Erlangga, Minggu (25/1/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan pendekatan Masmindo yang menempatkan social license to operate sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Program pemberdayaan yang dijalankan Masmindo disebut mulai memunculkan efek ekonomi turunan, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga tumbuhnya aktivitas ekonomi pendukung di sekitar wilayah operasi.

Pendekatan ini sejalan dengan visi Masmindo untuk menjadi mitra pembangunan jangka panjang bagi Pemerintah Kabupaten Luwu dan Provinsi Sulawesi Selatan, bukan sekadar operator tambang dengan siklus ekonomi sesaat.

Dengan pengakuan nasional yang diraih sejak fase awal, Masmindo kini berada dalam sorotan publik untuk membuktikan bahwa praktik pertambangan inklusif dan berkelanjutan bukan sekadar narasi, melainkan arah kebijakan jangka panjang.

(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!