SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Muhammadiyah Masuk Barisan Pendukung DOB Provinsi Luwu Raya

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palopo Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd. (Foto: Dok. Ist)

SENTRUMnews.com, PALOPO Dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya terus menguat. Kali ini datang dari organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palopo.

PDM Palopo secara resmi mengeluarkan pernyataan dukungan tertulis terhadap pembentukan DOB Provinsi Tana Luwu–Luwu Raya. Pernyataan tersebut tertuang dalam surat bernomor 89/PER/III.0/A/2025, yang ditandatangani Ketua PDM Palopo Prof. Dr. Rustan S, M.Hum dan Sekretaris Prof. Dr. Hadi Pajarianto, M.Pd, tertanggal 16 Januari 2026.

Sekretaris PDM Palopo, Prof. Hadi Pajarianto, mengatakan dukungan tersebut merupakan keputusan organisasi, bukan sikap personal pimpinan. Keputusan itu diambil dalam Rapat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palopo yang digelar pada Jumat, 16 Januari 2026.

“Ini bukan sikap spontan atau ikut-ikutan. Ada proses rapat dan refleksi yang mendalam,” ujar Hadi dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Dalam pernyataan resminya, PDM Palopo menyampaikan tiga poin sikap. Pertama, mendukung penuh pembentukan DOB Provinsi Tana Luwu–Luwu Raya melalui cara yang damai dan konstitusional.

Kedua, dukungan tersebut didasarkan pada pertimbangan aspek kesejarahan, budaya, kesejahteraan, sumber daya manusia, sumber daya alam, serta peningkatan pelayanan masyarakat.

Ketiga, mengimbau seluruh organisasi otonom dan amal usaha Muhammadiyah agar aktif berpartisipasi dalam perjuangan pembentukan DOB secara damai dan konstitusional.

Hadi menegaskan, pendekatan Muhammadiyah dalam mendukung pembentukan DOB Luwu Raya tidak semata bersifat politis. Menurutnya, panjangnya rentang kendali pelayanan publik serta potensi wilayah Tana Luwu menjadi pertimbangan penting.

“Pertimbangan utama kami adalah kemaslahatan umat dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat,” katanya.

Selain dukungan struktural, sejumlah komponen Angkatan Muda Muhammadiyah juga disebut telah terlibat dalam berbagai diskusi dan aksi damai terkait percepatan pembentukan Provinsi Tana Luwu.

Masuknya Muhammadiyah sebagai pendukung dinilai memperkuat legitimasi perjuangan DOB Provinsi Luwu Raya, mengingat besarnya basis sosial, pendidikan, dan keagamaan yang dimiliki organisasi tersebut.

(**/Sn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!