SENTRUMNEWS.COM

Informasi Menginspirasi

Pelantikan Akbar FAM PII Sulsel, Insinyur Muda Siap Hadapi Hilirisasi

Mahasiswa teknik berpose usai Pelantikan Akbar FIM PII Sulsel di BBWS Pompengan–Jeneberang, Makassar, Sabtu (29/11/2025). (FT: Dok. Ist)

SENTRUMnews.com, MAKASSAR — Ratusan mahasiswa teknik dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan menghadiri Pelantikan Akbar Forum Anggota Mahasiswa Persatuan Insinyur Indonesia (FAM PII), yang disebut para pimpinan PII sebagai langkah strategis regenerasi insinyur Indonesia.

Sebanyak 270 mahasiswa dari 12 perguruan tinggi hadir di BBWS Pompengan–Jeneberang, Makassar, Sabtu (29/11/2025). Acara ini menjadi ajang konsolidasi terbesar mahasiswa keinsinyuran di Sulawesi Selatan, sekaligus membangun jejaring dan kapasitas calon insinyur muda.

Pelantikan ini menegaskan peran FAM PII sebagai wadah kaderisasi mahasiswa teknik yang siap menghadapi tantangan hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Acara juga dihadiri oleh puluhan praktisi insinyur, akademisi, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menandai dukungan lintas sektor terhadap pembinaan insinyur muda.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema “Hilirisasi dan Industrialisasi Sumber Daya Alam untuk Penguatan Investasi Nasional.” Pembicara berasal dari Kementerian ESDM RI, Dinas ESDM Sulsel, PT Vale Indonesia, dan PT Freeport Indonesia.

Seminar ini memperlihatkan bagaimana dunia industri dan pemerintah menautkan kaderisasi insinyur muda dengan agenda ekonomi nasional.

Ketua FIM PII Sulsel, Ir. H. Teguh Iswara Suardi, menegaskan pelantikan akbar ini sebagai infrastruktur awal pembentukan karakter insinyur masa depan.

“Mahasiswa teknik harus punya ruang pembinaan dan jejaring sejak dini. FAM PII mempersiapkan calon insinyur dengan etika, kompetensi, dan karakter kuat,” ujar Teguh dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).

Sementara Ketua PII Cabang Makassar, Prof. Dr. Ir. Rustan Tarakka, menyoroti pentingnya pandangan global tanpa meninggalkan kebutuhan pembangunan nasional.

“Antusiasme mahasiswa hari ini menunjukkan masa depan profesi insinyur berada di tangan yang tepat,” katanya.

Plt. Ketua PII Wilayah Sulsel, Dr.Eng. Ir. Muhammad Rusman, menekankan urgensi kontribusi insinyur muda untuk mendukung program pemerintah.

“Kita membutuhkan lebih banyak insinyur profesional untuk mendukung agenda hilirisasi dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Tonggak Baru Insinyur Muda Sulsel
Pelantikan Akbar FAM PII bukan sekadar penyematan jabatan organisasi. Kegiatan ini menjadi penanda kebangkitan ekosistem mahasiswa teknik yang lebih solid, berorientasi pada tantangan masa depan—mulai dari transisi energi, pengelolaan sumber daya alam, hingga industrialisasi berbasis teknologi.

Dengan konsolidasi lintas kampus dan dukungan institusi pemerintah serta industri, FAM PII Sulawesi Selatan diperkirakan akan menjadi ruang latihan awal bagi calon insinyur yang akan berada di garis depan pembangunan nasional.

(Rs/Jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Klik untuk Baca:

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!